Lembar-lembar Puisi Kerinduan,
Edisi-01
Karya: R.Abim
Karya: R.Abim
Yang Kembali di Saat Terlambat
Rindu yang Datang Setelah RuntuhKau muncul lagi,
di malam ketika aku akhirnya berani
tidur tanpa menunggu langkahmu di tangga.
Suaramu retak,
seperti seseorang yang baru saja kehilangan
tempat ia seharusnya pulang.
“Kau masih sama?”
tanyamu.
Tidak.
Aku telah menjadi reruntuhan yang rapi—
kubangun puing-puing hatiku
dengan doa-doa yang tak kau jawab.
Tapi entah mengapa,
melihatmu berdiri di ambang itu
membuat seluruh runtuhan
ingin hidup kembali.
Begitu mudah kau membangkitkan rindu
yang sudah mati,
namun begitu sulit
untuk menyalakan kembali aku
yang pernah kau biarkan padam.

0 Komentar