Cerber : Jejak Rindu di Balik Layar
Cerita Bersambung
Jejak Rindu di Balik Layar
Karya R. Abim
Episode 1 : Jejak Rindu di Balik Layar
|“Kata-katamu seperti menamparku. Rasanya aku sedang menatap cermin hidupku.”
Raka terdiam lama membaca kalimat itu. Entah kenapa, ia merasa ada sesuatu yang dalam. Sesuatu yang bukan sekadar basa-basi komentar. Dari situlah percakapan mereka dimulai. Awalnya singkat, lalu berlanjut setiap malam, hingga jadi ritual kecil yang tidak bisa dilewatkan.
Aurora Senja, begitu ia menamai dirinya, selalu menulis dengan bahasa yang halus tapi penuh luka tersembunyi. Raka tahu, ia sedang bicara dengan jiwa yang rapuh, tapi juga kuat menahan derita.
“Kenapa kamu sering menulis tentang kesepian?” tanya Raka suatu malam.
“Karena sepi itu sahabatku,” jawab Aurora singkat.
Jawaban itu membuat Raka gelisah. Siapakah sebenarnya perempuan di balik nama itu? Kenapa ia begitu pandai menyimpan luka?
Hari-hari berikutnya, percakapan mereka makin dalam. Raka mulai merasakan sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: jatuh cinta pada sosok yang bahkan wajahnya saja ia tak tahu pasti.
Namun di satu sisi, ada peringatan kecil dalam hatinya: dunia maya penuh fatamorgana, penuh identitas palsu. Apakah Aurora Senja sungguh nyata, atau hanya bayangan yang siap mengiris hatinya?
Di akhir percakapan malam itu, Aurora mengirim pesan yang membuat dada Raka bergemuruh:
“Kalau suatu hari kita bertemu… apakah kamu masih mau bicara dengan aku yang nyata?”
Raka terdiam. Jemarinya kaku di atas layar. Dan malam itu, ia tak langsung menjawab.
Selanjutnya Episode 2 :
Tatapan dari Balik Bayangan

0 Komentar